WAJAHKU YANG LETIH
Aku tidak seganteng lelaki, dan
Aku juga tidak secakep pemuda
tapi aku lebih tahu siapa diriku, dan
aku lebih tahu siapa yang tampan
naluriku berkata akan ketampananku, tapi
tidak ada jaminan akan semua hal itu padaku
karena, ketampananku sangat terbatas sekali
sedangkan kecantikan yang menentukan itu
Senang rasanya ketika pujian mendera wajahku
akan lebih senang lagi ketika Tuhan meridhai aku
jika ada kecantikan memuji ketampanan wajahku
sekiranya jangan berlebihan atau biasa-biasa aja
Aku yang wajar
Aku yang lemah
Aku yang terlena
selalu berharap kemurahan hati Tuhan
memuliakanku dengan ilmu-Nya yang dicintai
memoles wajahku dengan ketampanan ridha-Nya
menjadikan budi pekerti yang luhur dan orang sholeh
ku harap tampanku membawa ke Surgan-Nya
sehingga bidadari surgapun jadi iri, dan
aku tidak harus letih membawa diri kepadanya
penantian yang berujung pada penyucian jiwa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar