Sabtu, 26 November 2011

--((())-- Menembus langit --(())--

Sering kali ku melihat ke atas langit, jikalau siang yang ku lihat hanyalah warna tapi kau ada. Jikalau malam yang ku lihat hitam melekat dihiasi oleh bintang-bintang tapi kau juga ada. Apa gerangan yang membuatmu ada?. Jawabku itu memang ada, karena kau memang ada, bukan dibuat, buka pula direkayasa. Tapi ada....

tapi yang membuatku heran. Kenapa ada?. Sedangkan ku tidak pernah mengadakan sebelumnya. Aku hanya mengada bukan yang mengadakan dan bukan yang membuat janji yang mengadakan. Setelah ku sadari, ternyata memang kekuatan untuk menghafal kecantikan itu memang tajam, itu mungkin karena itu kau ada...

Sering kali ku terdiam dan membisu, ingin ku membedah langit, biar keyakinanku tidak sia-sia dan tidak ada keraguan yang menghadang. Supaya ku tidak berlama-lama dalam kesepian, karena yang diharapkan ada keramaian di sana, yang bisa menjadikan hari-hari terasa mengisi, menasehati, dan memotivasi dalam satu lingkungan.

Amin ya rabbal 'alamin... Menembus Langit

Senin, 21 November 2011

>>> Menawan 

Bibir hanya alat untuk bicara
tapi untuk membuktikannya belum tentu bisa
membantu sang permata hati dalam dada
untuk mengucapkan, kau memang MENAWAN

Siapakah aku, yang berhati kelu 
tidak kuasa menuangkan dalam bibir
untuk sekedar saja berucap dan berimpati
Suapaya kau tau kau itu menawan

Kenapa, sulit terasa, dalam bibir
hati menjadi kacau karena menawan
sehingga meranalah dalam kesepian
penambat hati tak kunjung jua

hanparan sajadah menjadi saksi bisu
mengharapkan keridhoan ilahi rabbi
menghias dan menghibur sanubari
diantara masjid yang kokoh pagai ini 

Pagi hari, 22/11/2011
 
--> Imagi Yang Terbelenggu 
Kulihat kau dari balik pintu
wajah nan ayu mendayu-dayu
seakan-akan kau ada didekatku
sehingga terpanalah aku karenamu

sepi menikam membuatku indah
tatkala kau hadir tanpa senda
hanya senyuman tipis dibalik bibir
tapi untuk siapa itu....................

kadang kecemburuan menggoda
hanya aku yang boleh mendapat senyummu
sedangkan aku hanya bisa terpaku...........
diantara tetesan hujan sore ini


Hujan sore, 18/11/2011

Minggu, 13 November 2011

>)))> Menunggu 
Disini
aku mengunggu, yah menunggu
menunggu datangnya bidadari turun
karena aku sangat lelah menunggunya
tapi demi ingin bertemu ku tak peduli

sampai kapan pun aku akan menunggu
walau kadang godaan menghalang
untuk beranjak pergi dari menunggu
tapi aku tepis dan lawan godaan itu

Karena,
ku sangat rindu, ingin bertemu dan bertemu
kapan pun bidadari mau turun aku tuggu
tapi maafkan aku, karena aku menunggu
dengan wajah yang layu, letih dan lesu

Doaku, bidadari tidak kecewa
pada saat
turun menemuiku nanti
wajahnya selalu senyum tanpa kecut dibibir
Amin ya rabbal 'alamin...................................
Malam, 12/11/2011
 

Chat dengan saya

<embed id="pingboxhyjwsw52stw00" type="application/x-shockwave-flash" src="http://wgweb.msg.yahoo.com/badge/Pingbox.swf" width="220" height="400" flashvars="wid=QuL5NxG2Qmxkctj0fkoo_s_jZC4M" allowScriptAccess="always" />

Jumat, 11 November 2011

Sayap Kiriku 
Dimana sayap kiriku
Masih saja gelap
Kenapa masih gelap
kan aku butuh cahaya
buat mencari dimana
sayap kiriku

aku butuh sayap kiri
biar ada keseimbangan
untuk terbang
mengarungi
mengelilingi
bersama
dalam suka maupun
duka yang menyapa

Oh sayap kiriku

Malam, 11/11/2011
 

Kamis, 10 November 2011

((()))  The Sweetie Hope
Forgive me for my decrease and my stupid. Because of my stupid, I brave to give expression my hearth contains. So, prison me in the sorrow bespattered and fuller remorse. Since it, why the world is narrow. When I fallen into a big desire, which I thought clear but turn out to be cloudy and dark and finally rainy bathed.

Usually and never need to stop the hearth is scream, full forces in the praying.

* “Oh Allah, is she not suitable to be my affection, whereas I was so much hunger as sincerely as possible of my hearth. Am I not best for her until you throw out me as you like, so the hope be present usually, or you has prepared the formal for”

* If it is fate that must I guaranteed, I can’t force, but please help me, don’t be planted in the hearth a hope to be live together. Because, really, it’s very painful, more than be abusive word only, be gibed, and be slopped simply. If I am a slave you hated. Then, hate me now. So long as the beyond was loved by you, as you loved your prophet, your honey, and your dearest to Prophet Muhammad SAW….!

Sincerely,

* If the hearth is still hanged to her. I am not to force, either to bill promise. But, as solve is only given a way of you, open way, open the doors of your need it by full of your love and affection. Not out of your pity or out of I often complain and sad.

* But, if the hearth is ready to lost of the taste and the desire to. As a solve forced, pardon me. Don’t ever more or again, you present back but change it by best than before. Don’t ever of situation is flash back. Frank, I hate it, I don’t like the situation… because my pray “Give and became to me as a human that you missed and loved as my soul mate moment, enough you as protector.

For the soul mate***

* Really not of there a force, Only the hearth wriggle usually while the night coming. You are present usually, moreover I felt a sick, not to comforter, and so not for closing the swift water in the soul. Pardon, my eyes couldn’t swift sorrow usually, but my soul, usually swift the sorrow, which hoped to you to wipe. I realized and knew “It is impossible” but that is the happen after pas. Pardon me, who already to miss your love, I hope you are understand.

Alright for my God, a ruler of heaven and earth “ Allah SWT”

* I leave everything to you. Only hope and complain I could, the next is you decide. My hope is only one “ far me from the ill hearth” Amin… ya rabb.

Thanks, 30/10/2011